Pelatih kesebelasan nasional Indonesia U-23, Indra Sjafri, menyerahkan saran soal pemakaian media sosial untuk semua pemainnya. Berdasarkan keterangan dari Indra Sjafri, semua pemain adalahtembok terakhir dalam memanfaatkan media sosial.

 

Pada zaman ketika ini, beberapa besar orang memakai media sosial guna berinteraksi. Namun terkadang, media sosial juga dapat menjadi “bumerang” sebab tidak terkontrol dengan baik.

 

Berdasarkan keterangan dari Indra Sjafri, urusan itu kadang berimbas untuk para pemainnya. Namun, Indra Sjafri meminta pemain-pemainnya arif menggunakan media sosial.

 

“Saat kalah, saya mengajak para pemain menyaksikan media sosial. Sebaliknya, ketika menang tidak perlu menyaksikan media sosial,” kata Indra Sjafri pada wawancara yang diunggah akun Youtube, Beritagar, pada 12 Maret 2019.

 

“Saya tidak pernah menata pemakaian media sosial. Saya melulu punya aturan sebelum mengerjakan pemusatan latihan. Aturan tersebut menyangkut soal sejumlah kedisiplinan, termasuk pemakaian handphone.”

 

“Saya tidak menciptakan sistem piket media sosial. Saya hendak disiplin tertanam dari lubuk hati terdalam semua pemain,” tambah Indra Sjafri.

 

Indra Sjafri ketika ini sedang mempersiapkan timnas Indonesia U-23 guna ajang kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Ezra Walian dkk telah bertolak ke Vietnam untuk mengekor ajang tersebut pada 22-26 Maret 2019.

Categories: Uncategorized